Tahu Bulat Digoreng Dadakan, Apakah Menyehatkan?

Di goreng dadakan
Source : Wikimedia


Assalaamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Alhamdulillah, saya sekarang lagi libur dan tentunya bisa membuat postingan lebih baik. Baiklah topik kali ini yaitu Tahu Bulat Digoreng Dadakan, Apakah sehat? simak dibawah ini biar kalian tahu.

Jajanan tahu bulat saat ini sedang populer dan digemari banyak orang. Dengan cara jualan yang unik, memasarkannya dengan mobil bak terbuka sambil memasang jingle "Tahu bulat, digoreng dadakan limaratusan, anget-anget, gurih-gurih nyoooiii" memang menarik perhatian.Agar tetap hangat dan enak dinikmati, tahu bulat baru digoreng saat ada yang membeli. Digoreng dengan minyak yang banyak dan panas hingga tahu matang dan garing. Rasanya yang gurih akan membuat kita menikmatinya lagi, lagi, dan lagi.


Sayangnya, jajanan ini tak bisa dikatakan sehat. Sama seperti jajanan gorengan lainnya. Pasalnya, tahu digoreng dengan minyak panas dalam jumlah banyak. Minyak yang dipanaskan akan berubah menjadi lemak trans, yang membuat komposisi kimia dalam minyak berubah. Inilah yang kemudian memicu penumpukan lemak di pembuluh darah dan bahkan dapat memicu kanker.“Minyak sayur yang dipanaskan dan dipakai berulang kali akan berubah dari minyak tidak jenuh ganda menjadi minyak trans. Dalam sehari, minyak trans ini hanya boleh dikonsumsi kurang dari 1% dari total kalori per hari. Jika lebih dari itu, bisa menjadi sumber penyakit nantinya,” jelas dokter spesialis gizi klinik FKUI Dr.dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp.GK.



Sebenarnya, tahu adalah makanan sehat. Karena, tahu dibuat dari kedelai yang merupakan sumber protein nabati yang penting untuk dikonsumsi tubuh. Namun, cara pengolahan yang tidak tepat justru membuat tahu kehilangan label sehat.“Tahu yang dimasak dengan ditumis dengan sedikit minyak, tentu lebih sehat jika dibandingkandengan tahu yang digoreng dengan minyak yang sudah berulang kali dipakai,” jelas dr. Fiastuti.

Demikian informasi saya tentang tahu bulat, semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca. Bila ada kesalahan penulisan mohon dimaafkan.

Wassalaamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tags : tahu, bulat, kuning, goreng, dadakan

Komentar

  1. Facebook Pesantren Indonesia FPI21 Mei 2016 pukul 10.48

    Subhanallah Sangat Bermanfaat Kang

    تواصو بالحق

    BalasHapus
  2. @Facebook Pesantren Indonesia FPI,
    siip kang

    BalasHapus
  3. Wew! Sangatlah bermanfaat!! But, Tahu Bundar itu My Favorite Food!

    BalasHapus
  4. @Julian Frisky,
    iya sob

    BalasHapus
  5. Wah ternyata berbahaya yah. Untung saya belum pernah beli. Saya sudah memberi rating blog sobat, alangkah baiknya sobat memberi rating balik blog saya.

    BalasHapus
  6. @Abdul Aziz,
    mending beli mentahnya aja sob

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer